Bersama Melawan Stunting: Inovasi Teknologi dan Ketahanan Pangan Poltekkes BSI
Poltekkes Bhakti Setya Indonesia menghadirkan solusi nyata melalui aplikasi KMS Online dan budidaya ikan dalam ember bagi warga Desa Karanganyar, Gunung Kidul.
Gunung Kidul – Stunting masih menjadi tantangan kesehatan serius di berbagai daerah. Merespons hal tersebut, tim pengabdian masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia (Poltekkes BSI) terjun langsung ke Desa Karanganyar, Kelurahan Ngalang, Gunung Kidul, untuk memberikan pendampingan komprehensif bagi para kader posyandu dan warga setempat.
Integrasi Teknologi: KMS Online untuk Pemantauan Akurat
Poltekkes BSI memperkenalkan inovasi KMS (Kartu Menuju Sehat) Online berbasis Android. Aplikasi ini mempermudah kader posyandu dalam melakukan pemantauan pertumbuhan balita secara digital, akurat, dan real-time. Selain pemanfaatan teknologi, warga juga dibekali edukasi mengenai gizi seimbang, pencegahan anemia bagi ibu hamil, dan pentingnya nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan.
Dokumentasi Kegiatan
Budikdamber: Solusi Mandiri untuk Gizi Keluarga
Sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan, Poltekkes BSI melatih masyarakat menerapkan Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember). Metode ini terbukti menjadi solusi sederhana namun efektif bagi rumah tangga untuk menyediakan sumber protein hewani dan sayuran bergizi secara mandiri.
Dampak Positif Program:
- Digitalisasi pemantauan balita melalui aplikasi KMS Online.
- Peningkatan kapasitas kader posyandu di Desa Karanganyar.
- Kemandirian pangan keluarga melalui metode Budikdamber.











