Setetes darah dapat menjadi bagian penting dalam menyelamatkan kehidupan. Semangat tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Donor Darah 2026 “Red Flow of Hope: Mengalirkan Kehidupan, Menghidupkan Masa Depan” yang diselenggarakan Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia (Poltekkes BSI) pada Senin, 29 Juni 2026 di Kampus 1 Poltekkes BSI, Jalan Gedongkuning.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat budaya kemanusiaan di lingkungan kampus. Kegiatan ini diinisiasi melalui Himpunan Mahasiswa Trilogy sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam aksi sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Donor darah bukan hanya kegiatan sosial, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kebutuhan transfusi darah. Ketersediaan darah sangat bergantung pada partisipasi masyarakat sebagai pendonor, sehingga kegiatan donor darah secara sukarela dan berkelanjutan memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan.
Mengapa Donor Darah Penting?
Kontribusi sederhana yang dapat membantu memenuhi kebutuhan transfusi darah.
Darah yang didonorkan dapat diproses menjadi berbagai komponen darah untuk digunakan sesuai kebutuhan medis pasien. Karena kebutuhan transfusi berlangsung terus-menerus, ketersediaan darah membutuhkan dukungan dari pendonor yang bersedia menyumbangkan darah secara sukarela.
Satu keputusan untuk mendonorkan darah dapat menjadi bagian dari upaya membantu pasien yang membutuhkan transfusi dalam berbagai kondisi pelayanan kesehatan.
Sehat jasmani dan rohani.
Berusia 17–60 tahun sesuai ketentuan donor darah.
Berat badan minimal 45 kg.
Kadar hemoglobin berada pada rentang yang dipersyaratkan.
Memenuhi interval waktu sejak donor darah sebelumnya.
Menumbuhkan Budaya Kemanusiaan di Lingkungan Kampus
Mendorong mahasiswa untuk peduli, berempati, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Lebih dari sekadar kegiatan donor darah, Red Flow of Hope menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menumbuhkan nilai kepedulian, solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial. Keterlibatan dalam kegiatan kemanusiaan memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Poltekkes BSI berharap semakin banyak sivitas akademika dan masyarakat yang tergerak untuk berpartisipasi dalam aksi donor darah secara sukarela dan berkelanjutan. Semangat “Mengalirkan Kehidupan, Menghidupkan Masa Depan” menjadi pengingat bahwa kepedulian sederhana dapat memberikan arti bagi kehidupan orang lain.
Setiap tetes darah yang didonorkan dapat menjadi bagian dari harapan bagi mereka yang membutuhkan.
RED FLOW OF HOPE Mengalirkan Kehidupan, Menghidupkan Masa Depan










