Poltekkes BSI Perkuat Komitmen Perlindungan Kekayaan Intelektual melalui Kerja Sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY
Kekayaan intelektual menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi karena berkaitan dengan perlindungan hasil penelitian, karya ilmiah, inovasi, dan berbagai bentuk kreativitas sivitas akademika. Dalam upaya memperkuat ekosistem tersebut, Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia (Poltekkes BSI) turut berpartisipasi dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta dengan perguruan tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 di Hotel Grand Rohan Yogyakarta dan diikuti oleh 94 perguruan tinggi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan serta pelayanan di bidang kekayaan intelektual.
Mengapa Kekayaan Intelektual Penting bagi Perguruan Tinggi?
Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menyelenggarakan pendidikan, tetapi juga menghasilkan penelitian, karya ilmiah, inovasi, dan berbagai bentuk hasil kreativitas melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Hasil-hasil tersebut memiliki nilai akademik sekaligus potensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.
Karena itu, pemahaman mengenai kekayaan intelektual menjadi penting bagi sivitas akademika. Perlindungan terhadap hasil karya dan inovasi dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang menghargai, melindungi, dan mendorong lahirnya karya-karya baru.
Penandatanganan PKS Menjadi Langkah Penguatan Kolaborasi
Rangkaian kegiatan mencakup penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pemerintah kabupaten/kota, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bersama perguruan tinggi swasta di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan juga diisi dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta, keynote speech dari Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, serta penyerahan piagam penetapan dan pencatatan kekayaan intelektual.
Penguatan Sinergi
Mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah dan perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perlindungan Karya
Mendorong perhatian terhadap perlindungan hasil karya, penelitian, dan inovasi yang dihasilkan sivitas akademika.
Ekosistem Inovasi
Mendukung terciptanya lingkungan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pemanfaatan hasil karya secara berkelanjutan.
Kolaborasi sebagai Dasar Implementasi Kerja Sama
Pelaksanaan kerja sama ini dilandasi oleh upaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi antarinstansi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta memperkuat hubungan kelembagaan dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V serta berbagai perguruan tinggi di wilayah DIY.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung harmonisasi kebijakan serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pelayanan publik berbasis inovasi dan perlindungan hukum terhadap karya ilmiah maupun hasil penelitian.
Audiensi
Dilakukan pembahasan mengenai peran strategis perguruan tinggi dalam peningkatan pelayanan kekayaan intelektual.
Pembahasan Rancangan PKS
Hasil audiensi ditindaklanjuti melalui pembahasan rancangan Perjanjian Kerja Sama sebagai dasar implementasi kolaborasi.
Penandatanganan Kerja Sama
Kerja sama kemudian diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bersama perguruan tinggi.
Budaya Akademik yang Menghargai Inovasi
Perlindungan kekayaan intelektual bukan hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang menghargai kreativitas, penelitian, inovasi, dan kontribusi sivitas akademika.
Komitmen Poltekkes BSI terhadap Inovasi
Keikutsertaan Poltekkes BSI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk mendukung pengembangan inovasi dan penguatan tridarma perguruan tinggi. Perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan budaya akademik yang berkelanjutan.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, ekosistem kekayaan intelektual di lingkungan pendidikan tinggi diharapkan semakin berkembang. Bagi Poltekkes BSI, kerja sama ini menjadi salah satu langkah untuk terus mendorong sivitas akademika agar menghasilkan karya dan inovasi yang memiliki manfaat bagi pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan, dan masyarakat.
Bersama Membangun Ekosistem Inovasi
Poltekkes BSI berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan budaya akademik, serta mendukung perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual sebagai bagian dari pengembangan pendidikan tinggi yang inovatif dan berkelanjutan.











