Hubungi Kami via WhatsApp
admin@poltekkes-bsi.ac.id | 0851-0048-2722
SIAKAD JURNAL BSM REPOSITORY
EDUKASI KESEHATAN

Poltekkes BSI Peringati Hari Hepatitis Sedunia 2026: Tingkatkan Kesadaran Menuju Eliminasi Hepatitis

Membangun kesadaran tentang pencegahan, deteksi dini, akses layanan kesehatan, dan pentingnya kolaborasi menuju eliminasi hepatitis.

28 Juli 2026

Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia (Poltekkes BSI) memperingati Hari Hepatitis Sedunia 2026 dengan mengajak sivitas akademika dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan, deteksi dini, pemeriksaan, dan penanganan hepatitis.

Peringatan ini bukan sekadar momentum tahunan, tetapi menjadi kesempatan untuk memperluas literasi kesehatan mengenai hepatitis virus yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Pengetahuan yang tepat diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan hati dan tidak menunda pemeriksaan ketika memiliki faktor risiko.

Poster Hari Hepatitis Sedunia 2026 Poltekkes Bhakti Setya Indonesia

Poster peringatan Hari Hepatitis Sedunia 2026 oleh Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia melalui Program Studi Teknologi Bank Darah.

KENALI RISIKONYA

Mengenal Hepatitis dan Dampaknya bagi Kesehatan

Hepatitis adalah peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh berbagai virus maupun faktor noninfeksi. Virus hepatitis terdiri dari beberapa jenis, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E, dengan karakteristik penularan dan dampak kesehatan yang berbeda.

Beberapa jenis hepatitis, khususnya hepatitis B dan C, dapat berkembang menjadi infeksi kronis dan meningkatkan risiko terjadinya kerusakan hati, sirosis, maupun kanker hati. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pencegahan, pemeriksaan, diagnosis, dan penanganan secara tepat.

Hepatitis tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas.

Karena sebagian orang dapat mengalami hepatitis dengan gejala ringan atau bahkan tanpa gejala, pemeriksaan dan konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi penting terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko.

WORLD HEPATITIS DAY 2026

“Hepatitis: Let’s Break It Down”

Tema Hari Hepatitis Sedunia 2026 yang diusung oleh World Health Organization (WHO) adalah “Hepatitis: Let’s Break It Down”. Tema ini mengajak berbagai pihak untuk menghilangkan hambatan yang membuat masyarakat sulit memperoleh layanan pencegahan, pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan hepatitis. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

WHO menekankan bahwa berbagai perangkat untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani hepatitis sebenarnya telah tersedia. Tantangannya adalah memastikan pengetahuan, kebijakan, teknologi, dan layanan tersebut dapat diakses secara lebih merata oleh masyarakat. :contentReference[oaicite:2]{index=2}

PESAN UTAMA 2026

Lima Langkah untuk Mempercepat Eliminasi Hepatitis

01

Manfaatkan Ilmu Pengetahuan

Mengoptimalkan vaksin, metode diagnosis, pengobatan, dan kebijakan yang telah terbukti efektif.

02

Libatkan Masyarakat

Menempatkan masyarakat dan komunitas sebagai bagian penting dalam upaya eliminasi hepatitis.

03

Perluas Akses Layanan

Memastikan setiap orang memperoleh akses yang adil terhadap layanan pencegahan, pemeriksaan, dan pengobatan.

04

Integrasikan Layanan

Mengintegrasikan layanan hepatitis ke dalam pelayanan kesehatan dan cakupan kesehatan universal.

05

Percepat Inovasi

Mendorong penelitian, inovasi, serta pengembangan teknologi untuk pencegahan, diagnosis, dan pengobatan.

LANGKAH SEDERHANA

Apa yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Hepatitis?

01

Vaksinasi

Mengikuti vaksinasi hepatitis B sesuai rekomendasi tenaga kesehatan merupakan salah satu langkah penting dalam pencegahan hepatitis B.

02

Menjaga Kebersihan

Menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat serta memperhatikan keamanan makanan dan minuman membantu mencegah penularan jenis hepatitis tertentu.

03

Memastikan Keamanan Prosedur Medis

Praktik pelayanan kesehatan yang aman, termasuk penggunaan alat yang steril dan pengelolaan darah yang sesuai standar, merupakan bagian penting dari pencegahan penularan infeksi.

04

Melakukan Pemeriksaan

Pemeriksaan hepatitis B dan C dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko.

05

Mencari Informasi yang Benar

Kenali cara penularan hepatitis dan hindari stigma terhadap orang yang hidup dengan hepatitis. Informasi yang benar membantu masyarakat mengambil keputusan kesehatan secara lebih tepat.

KONTRIBUSI POLTEKKES BSI

Peran Prodi Teknologi Bank Darah dalam Edukasi dan Keamanan Pelayanan Darah

Sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi kesehatan, Program Studi Teknologi Bank Darah (TBD) Poltekkes BSI memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga keamanan pelayanan darah. Pengetahuan mengenai keamanan darah, pemeriksaan laboratorium, serta pencegahan penularan penyakit merupakan bagian penting dalam mendukung mutu pelayanan transfusi.

Melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa, Prodi TBD turut berperan dalam menyiapkan calon tenaga kesehatan yang memahami pentingnya penerapan prosedur, ketelitian pemeriksaan, keselamatan pasien, serta mutu pelayanan di bidang teknologi bank darah.

Keamanan pelayanan darah
Pemeriksaan dan pengujian laboratorium
Keselamatan pasien dan pendonor
Pendidikan tenaga kesehatan kompeten

Satu Kesadaran, Satu Aksi, Menuju Generasi Bebas Hepatitis

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa eliminasi hepatitis membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak. Pencegahan, pemeriksaan, pengobatan, edukasi, dan penguatan layanan kesehatan perlu berjalan secara berkelanjutan.

Poltekkes BSI mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk meningkatkan literasi kesehatan, menerapkan perilaku hidup sehat, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, serta ikut menyebarkan informasi yang benar mengenai hepatitis. Dengan pengetahuan dan kepedulian bersama, upaya menuju eliminasi hepatitis sebagai masalah kesehatan masyarakat dapat terus diperkuat.

Sumber informasi kesehatan: World Health Organization (WHO), World Hepatitis Day 2026.
Poltekkes BSI Peringati Hari Hepatitis Sedunia 2026, Dorong Kesadaran tentang Pencegahan dan Deteksi Dini | Poltekkes BSI - Era Baru Pendidikan Kesehatan Modern