Prodi D3 Farmasi Poltekkes BSI Selenggarakan Hospital Internship Program di Malaysia
Lima mahasiswa mengikuti pengalaman praktik lapangan di Hospital Sultan Abdul Aziz Shah, Universiti Putra Malaysia untuk memperkuat kompetensi dan kesiapan kerja di lingkungan pelayanan farmasi internasional.
Pengalaman belajar di lingkungan pelayanan kesehatan internasional menjadi salah satu kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kompetensi profesional. Hal tersebut diwujudkan oleh Program Studi D3 Farmasi Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia (Poltekkes BSI) melalui pelaksanaan Hospital Internship Program di Hospital Sultan Abdul Aziz Shah (HSAAS), Universiti Putra Malaysia.
Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa semester VI untuk mengenal secara langsung lingkungan pelayanan kefarmasian di rumah sakit serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam konteks praktik nyata.
Belajar Farmasi dalam Lingkungan Pelayanan Kesehatan Internasional
Hospital Internship Program dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan profesional mahasiswa D3 Farmasi. Kegiatan berlangsung pada 17 April sampai 11 Mei 2026, dengan rangkaian keberangkatan dan kepulangan mahasiswa pada 15 April hingga 13 Mei 2026.
Selama berada di HSAAS Universiti Putra Malaysia, mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk memahami bagaimana pelayanan kefarmasian dilaksanakan dalam lingkungan rumah sakit. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada penerapan etika profesi, keselamatan pasien, komunikasi, serta kerja sama dengan tenaga kesehatan lainnya.
Lima Mahasiswa Mengikuti Program Internship
Program ini diikuti oleh lima mahasiswa semester VI Program Studi D3 Farmasi Poltekkes BSI dengan pendampingan dosen pembimbing.
Kompetensi yang Dikembangkan Selama Internship
Hospital Internship Program dirancang agar mahasiswa tidak hanya mengamati proses pelayanan, tetapi juga memahami kompetensi yang dibutuhkan dalam praktik kefarmasian di rumah sakit. Capaian pembelajaran yang dikembangkan mencakup beberapa area berikut.
Pengelolaan Perbekalan Farmasi
Mahasiswa mempelajari pengelolaan perbekalan farmasi mulai dari pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pemusnahan, hingga pelaporan sesuai ketentuan dan etika profesi.
Pelayanan Farmasi Klinik
Pembelajaran mencakup alur pelayanan resep, pengkajian resep, dispensing, penyerahan obat, pelayanan informasi obat, visite pasien, serta penyiapan obat secara aseptis dan pengelolaan sediaan steril.
Sterilisasi dan CSSD
Mahasiswa memperoleh wawasan mengenai profil, prosedur operasional, serta metode sterilisasi yang diterapkan pada Central Sterile Supply Department (CSSD).
Patient Safety
Mahasiswa mempelajari penerapan keselamatan pasien dalam berbagai aspek pelayanan kefarmasian, termasuk pemahaman terhadap alur pelayanan High Alert Medicine.
Komunikasi Profesional
Pengalaman internship juga memperkuat kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi secara efektif dengan pasien, teman sejawat, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya dalam konteks pelayanan kefarmasian.
Dari Ruang Kelas Menuju Pengalaman Praktik Internasional
Pengalaman praktik di rumah sakit memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi pelayanan kesehatan secara langsung.
Lingkungan internasional juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan adaptasi, komunikasi, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi perkembangan dunia kerja bidang kefarmasian.
Lebih dari Sekadar PKL
Hospital Internship Program menjadi pengalaman pembelajaran yang memperluas perspektif mahasiswa mengenai praktik kefarmasian sekaligus memperkenalkan standar dan lingkungan kerja kesehatan di luar negeri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, dan daya saing profesional.
Mempersiapkan Tenaga Vokasi Farmasi Berdaya Saing Global
Melalui program praktik lapangan di lingkungan pelayanan kesehatan internasional, Poltekkes BSI terus berupaya memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi D3 Farmasi dalam membekali mahasiswa agar memiliki kompetensi teknis, kemampuan komunikasi, profesionalisme, serta kesiapan menghadapi tantangan pelayanan kefarmasian yang semakin berkembang.











