
Yogyakarta, Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia (Poltekkes BSI). Dalam ajang Olimpiade Rekam Medis Indonesia (ORI) 2026) kategori Medical Record Coding Competition (MR.CC) Ganda, mahasiswa Poltekkes BSI berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 pada kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Departemen Layanan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Kompetisi ORI 2026 merupakan ajang akademik nasional yang mempertemukan mahasiswa rekam medis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menguji kemampuan di bidang klasifikasi penyakit, pengodean diagnosis, serta ketepatan analisis data rekam medis sesuai standar pelayanan kesehatan dan sistem klasifikasi internasional. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kompetensi profesional mahasiswa di bidang rekam medis dan informasi kesehatan yang semakin dibutuhkan dalam transformasi layanan kesehatan berbasis digital.
Pada kategori Medical Record Coding Competition (MR.CC) Ganda, tim mahasiswa Poltekkes BSI berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya. Juara 1 diraih oleh pasangan mahasiswa Luthfi Afilia Eka Putri dan Khanifa Rima Bela, sedangkan Juara 3 berhasil diraih oleh Naufal Hafizh Efendi dan Adelia Shafa Sivia Dewi. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan akademik, ketelitian dalam pengodean diagnosis dan tindakan medis, serta kemampuan berpikir analitis dalam menyelesaikan kasus-kasus rekam medis secara tepat dan sistematis.



Keberhasilan ini tidak terlepas dari proses pembelajaran yang terintegrasi antara teori dan praktik di lingkungan akademik Poltekkes BSI. Kompetensi medical coding sendiri merupakan salah satu keterampilan penting dalam bidang rekam medis karena berperan dalam pengelolaan data kesehatan, klaim pembiayaan layanan kesehatan, statistik rumah sakit, hingga pengambilan kebijakan kesehatan berbasis data. Oleh karena itu, kemampuan coding yang akurat dan sesuai standar menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh lulusan rekam medis dan informasi kesehatan.
Prestasi yang diraih mahasiswa juga merupakan hasil dari dukungan institusi, dosen pembimbing bidang coding, serta bidang kemahasiswaan Poltekkes BSI yang secara konsisten memberikan pembinaan dan fasilitas pengembangan prestasi mahasiswa. Partisipasi dalam kompetisi ilmiah nasional menjadi bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing secara profesional di dunia kerja maupun pada tingkat akademik yang lebih tinggi.

Melalui capaian ini, Poltekkes Bhakti Setya Indonesia berharap dapat terus menumbuhkan budaya akademik yang unggul, inovatif, dan kompetitif di kalangan mahasiswa. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan semangat belajar, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selamat kepada para mahasiswa berprestasi. Semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan sistem informasi kesehatan dan pelayanan kesehatan di Indonesia.













