Dosen Prodi D3 Farmasi Poltekkes BSI Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI

YOGYAKARTA – Kabar membanggakan datang dari lingkungan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bhakti Setya Indonesia. Salah satu tenaga pendidik terbaiknya, Amelia Handayani Burhan, S.Pd., M.Sc., resmi menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Pemerintah Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan loyalitas yang telah beliau berikan selama sepuluh tahun masa pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Amelia Handayani Burhan merupakan Dosen DPK LLDIKTI Wilayah V yang ditugaskan di Program Studi D3 Farmasi Poltekkes BSI. Penganugerahan ini bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan pengakuan formal atas integritas, kecakapan, dan kedisiplinan yang ditunjukkan secara konsisten dalam menjalankan tugas di bidang pendidikan tinggi.

Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya sendiri memiliki landasan hukum yang kuat, yakni diatur dalam Pasal 22 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 mengenai Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Berdasarkan regulasi tersebut, penghargaan ini dikhususkan bagi PNS yang telah menunjukkan pengabdian luar biasa tanpa pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat selama masa baktinya.

Dalam struktur penghargaannya, Satyalancana Karya Satya terbagi menjadi tiga tingkatan berdasarkan durasi pengabdian. Medali perunggu diberikan untuk masa kerja 10 tahun, medali perak untuk 20 tahun, dan medali emas untuk pengabdian selama 30 tahun. Capaian Amelia Handayani Burhan pada tingkat sepuluh tahun ini mencerminkan komitmen panjang dalam menjaga budaya kerja profesional dan inovatif demi kemajuan mutu pendidikan nasional.

Seluruh sivitas akademika Poltekkes Bhakti Setya Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi ini. Keberhasilan beliau diharapkan dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi dosen serta staf lainnya untuk terus meningkatkan profesionalisme. Melalui kontribusi yang nyata dalam pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat, institusi berharap semangat pengabdian ini terus tumbuh demi mencetak generasi tenaga kesehatan yang berkualitas bagi Indonesia.